Sejak November 2025 Gmail menolak email yang tidak memenuhi syarat, dan Outlook memberlakukan aturan serupa sejak Mei 2025. Email bisnis Anda perlu dicek.
Email penawaran yang tak pernah sampai, invoice yang masuk spam, atau balasan pelanggan yang memantul dengan kode aneh — penyebabnya sering sama: domain pengirim belum memasang SPF, DKIM, dan DMARC. Penyedia email terbesar kini tidak sekadar memindahkan email semacam itu ke spam, tetapi menolaknya.
SPF, DKIM, DMARC dalam satu menit
| Record | Fungsinya |
|---|---|
| SPF | Daftar server yang boleh mengirim email atas nama domain Anda. |
| DKIM | Tanda tangan digital di setiap email, membuktikan isinya tidak diubah dan benar dari domain Anda. |
| DMARC | Kebijakan: apa yang harus dilakukan penerima bila SPF/DKIM gagal (dibiarkan, masuk spam, atau ditolak), plus laporan ke Anda. |
Aturan tiap penyedia
| Penyedia | Berlaku | Inti aturan |
|---|---|---|
| Gmail | Feb 2024; penegakan diperketat Nov 2025 | Semua pengirim wajib syarat dasar. Pengirim ≥5.000 email/hari wajib SPF, DKIM, DMARC, berhenti-langganan sekali klik, dan keluhan spam <0,1%. |
| Yahoo | Feb 2024 | Semua pengirim: SPF atau DKIM dan DNS balik yang valid. Pengirim massal: SPF dan DKIM, DMARC, berhenti-langganan diproses dalam 2 hari. |
| Outlook.com | 5 Mei 2025 | Pengirim >5.000 email/hari wajib SPF, DKIM, DMARC; yang gagal masuk junk lalu ditolak dengan kode 550 5.7.515. |
Google menyatakan sejak November 2025 Gmail "meningkatkan penegakan": email yang tidak patuh bisa ditolak sementara (kode 4.7.x), ditolak permanen (5.7.x), atau masuk spam (panduan pengirim Google, ulasan Spam Resource). Aturan Yahoo ada di Yahoo Sender Hub, dan aturan Microsoft di kebijakan postmaster Outlook.com.
Usaha kecil juga kena?
Ya. Batas 5.000 email/hari menentukan syarat *tambahan*, tetapi syarat dasar Gmail berlaku untuk semua pengirim — termasuk pengguna Google Workspace atau Microsoft 365 dengan domain sendiri. Sekali domain Anda tercatat sebagai pengirim massal, statusnya permanen.
Langkah memeriksa dan memperbaiki
- Pastikan hanya ada satu record SPF (diawali
v=spf1) dan mencantumkan semua layanan pengirim Anda — email kantor, aplikasi invoice, layanan newsletter. - Aktifkan DKIM di panel email (Google Workspace, Microsoft 365, dll.), lalu pasang record-nya di DNS.
- Tambahkan DMARC mulai dari
v=DMARC1; p=none; rua=mailto:[email protected]untuk memantau, lalu perketat kequarantinedanrejectsetelah laporan bersih. - Untuk newsletter, sediakan tautan berhenti-langganan sekali klik dan proses permintaannya dalam 2 hari.
- Kirim email uji ke akun Gmail, buka Tampilkan versi asli, dan pastikan SPF, DKIM, dan DMARC bertanda PASS.
Pertanyaan umum
Apakah DMARC p=none sudah cukup? Untuk memenuhi syarat dasar, ya. Tetapi p=none tidak melindungi domain Anda dari pemalsuan; tingkatkan bertahap setelah memastikan semua pengirim sah sudah lolos.
Apa arti kode 550 5.7.515? Outlook.com menolak email karena domain pengirim tidak memenuhi syarat autentikasi — periksa SPF, DKIM, dan DMARC Anda.
Sumber
- Email sender guidelines — Google Workspace Admin Help — support.google.com
- Google warns about sender requirements enforcement — Spam Resource — spamresource.com
- Sender best practices — Yahoo Sender Hub — senders.yahooinc.com
- Outlook.com postmaster policies — Microsoft — substrate.office.com
Ditulis berdasarkan sumber di atas per 31 Oktober 2026. Kebijakan dan angka dari pihak ketiga bisa berubah — periksa sumber aslinya untuk kabar terbaru.
Semua berita